Selasa, 27 Agustus 2024

MAGICK TODAY #27: Membuat Garam Eksorsis ~ Tradisi Anunnaki




Dalam dunia Magick dan Witchcraft, garam sangatlah esensial. Secara tradisional, ia dianggap mewakili elemen tanah. Namun tidak sesederhana itu, ia juga mewakili elemen air, udara, dan cahaya. Karena garam dibuat dari air, dikeringkan dengan angin, dan terpapar sinar matahari. Berikut ini saya akan membagikan cara membuat Garam Eksorsis dengan tradisi Anunnaki. Garam ini nantinya bisa untuk sarana ritual eksorsisme.

Yang kalian butuhkan adalah semangkuk garam kristal atau garam kasar. Herbal kering, seperti: daun basil (kemangi) yang sudah ditumbuh, bubuk jahe, bubuk merica, beras merah yang sudah dihaluskan, ketan hitam yang sudah dihaluskan, bubuk cendana/gaharu, bubuk kamper/barus, dan abu dari jantung sapi yang sudah persembahkan kepada Anu, Enki, Ninmah, Gugalanna, Inanna, Nanna, Ningal, Marduk, dan Asaraludu.

Campurkan semua bahan dalam satu wadah, lalu lakukan ritual konsekrasi dengan inkantasi di bawah ini:

Air ini diambil dari palung hati Abzu

Air ini dihidupi oleh Tiamat

Diberkati oleh Enki, Enlil, Utu, dan Anu

Garam ini karya Abzu dan Tiamat

Diberkati oleh Nammu, Antu, dan Urash

Garam ini dihidupi dengan cahaya Utu, Gibil, dan Girra

Garam ini adalah perwujudan Abzu, Tiamat, Nammu, Enki, Enlil, Utu, Gibil, dan Girra

Dengan garam ini aku akan mengusirmu

Dengan garam ini aku akan membakarmu

Dengan garam ini aku akan memusnahkanmu

Ini bukanlah garamku, tapi garam dari Abzu, Nammu, Tiamat, Enki, Enli, Utu, Gibil, dan Girra

Herbal dan wewangian ini diambil dari hutan yang diberkati Ningizidda, Ningal, Nanna, dan Nintinugga

Ini bukan milikku, tapi milik Ningizidda, Ningal, Nanna, dan Nintinugga

Herbal dan wewangian ini diberkati oleh Utu, Gibil, dan Girra

Diberkati oleh Anu, Enlil, Antu, dan Urash

Herbal dan wewangian ini dibawa ke tanganku oleh Utu, Ningizidda, Ningal, Nanna, dan Nintinugga

Ini dianugerahkan kepadaku sebagai jalan keselamatan dan pembebasan

Inkantasi ini bukan milikku, tapi milih Marduk dan Ningal yang diturunkan pada Asaruludu, Nintinugga, Inanna, Ninmah, dan Ninkigal

Inkantasi ini telah dibisikkan kepadaku oleh Marduk dan Asaruludu

Inkantasi ini bukan milik Sag-Gig-Ga, namun milik An-Nun-Na

Inkantasi ini adalah hadiah hidup untuk keselamatan dan perlindungan

Inkantasi ini adalah jalan pembebasan

Sekarang aku akan menguduskan garam ini

Unnu Anu Kanpa

Unnu Enki Kanpa

Unnu Enlil Kanpa

Unnu Abzu Kanpa

Unnu Tiamat Kanpa

Unnu Ninmah Kanpa

Unnu Marduk Kanpa

Unnu Asaruludu Kanpa

Unnu Anunnaka Ankia E-kurgala Kanpa

Unnu Utu Kanpa

Unnu Gibil Girra Kanpa

Unnu Ningizidda Kanpa

Unnu Nanna Ninggal Kanpa

Unnu Nintinugga Kanpa

Unnu Anunnaka Kashaptu Kanpa

Unnu Anunnaka Lugale Nina, Adda Ama-ka Damu-ene Sag-Gig-Ga, En-ene Ankia, Nin-ene Ankia, Anunnaka Ankia E-kur-gala, Kugga-anunna Kugga-anunna


Ritual konsekrasi garam sudah selesai. Sekarang garam sudah bisa digunakan sebagai saranan untuk eksorsisme. Saat melemparkan garam untuk mengusir roh jahat atau energi negatif pada suatu tempat atau seseorang, ucapkan demikian:

Garam ini membawa cahayaa Utu

Garam ini membawa api Gibil dan Girra

Aku membakarmu

Aku membakarmu


Tambahan:

Prosesi membuat Garam Eksorsis ini hanya boleh dilakukan saat Summer Solstice tepat pada tengah hari guna mendapatkan energi matahari (Utu) secara maksimal.

Minggu, 28 Mei 2023

Mantra #17: Doa / Himne / Invokasi Kepada Dewi Rhea

 


"The Cradle of Rhea"
~ a prayer/hymn/invocation to the Goddess Rhea

🌾

Rhea, Queen of the titans. Consort of mighty Kronos. 
Mother of the Olympian Gods. I pray to thee, the most exalted Lady of the Earth.

Thee are the most benevolent cradle, and thy divine intervention is the most expected.

Oh holy mother of the mountain, protectress of mankind; put me on thy cradle and bestow me with all good blessings the most I need: be it prosperity, be it abundance; be it victory, be it power and wisdom.

Rhea, golden cloacked goddess of ancient greek; successor of Mother Gaia; beloved of the Titans; nurturer of beasts and nymphs. Put me in thy cradle with thy warm hands. Sing unto me the song of nature to banish all worries, sadness, and bitterness in my soul. Thy cradle is the most benevolent place, the sanctuary I seek whenever I have troubles and evil wants me harm.

Thee are my mother!
Thee are my guardian!
Thee are the cradle of the gods as well as humanity!
IO IO RHEA!


"Buaian Rhea"

~ sebuah doa/himne/invokasi kepada Dewi Rhea

🌾

Rhea, Ratu para Titan. Permaisuri Kronos yang perkasa. Bunda Dewa Olimpian. Aku berdoa kepada-Mu, Nyonya Bumi yang paling agung.

Engkau adalah buaian yang paling murah hati, dan campur tangan ilahi-Mu adalah yang paling diharapkan.

Oh ibu gunung yang suci, pelindung umat manusia; taruh aku di buaianmu dan berikan aku semua berkat baik yang paling aku butuhkan: baik itu kemakmuran, baik itu kelimpahan; baik itu kemenangan, baik itu kekuatan dan kebijaksanaan.

Rhea, dewi berjubah emas dari Yunani kuno; penerus Bunda Gaia; kesayangan para Titan; pemelihara hewan dan nimfa. Taruh aku di buaianmu dengan tangan hangatmu. 

Bernyanyilah untukku lagu alam untuk menghalau semua kekhawatiran, kesedihan, dan kepahitan dalam jiwaku. Buaian Anda adalah tempat yang paling baik, tempat perlindungan yang saya cari setiap kali saya memiliki masalah dan kejahatan ingin saya celaka.

Engkau adalah ibuku!

Engkau adalah pelindungku!

Engkau adalah buaian para dewa dan juga umat manusia!

IO IO RHEA!


Selasa, 21 Maret 2023

MAGICK TODAY #26: Ritual Kebangkitan Baru (Hari Raya Ostara)

 

Dewi Ostara (Eostre)

Pada hari ini di mana konten ini diterbitkan adalah Hari Raya Ostara atau Spring Equinox. Dalam pemahaman Wicca dan agama Kuno (Paganisme), musim semi adalah penanda kelahiran atau kebangkitan baru bagi Sang Dewi. Sang Dewi lahir kembali menjadi Dara yang penuh potensi, sensualitas, dan pesona. Karena itu biasanya pada momen seperti ini sosok dewi yang dipuja adalah Kore (wujud awal Persefoni), Flora, Eostre/Ostara, Ishtar, Inanna, dan banyak lagi.

Saya mendedikasikan konten ini untuk kalian yang ingin turut serta dalam perayaan Ostara. Ritual ini bisa dipakai oleh Wiccan, Pagan, atau Penyihir (Witch). Ritual akan sangat mudah dan sederhana.

Pertama-tama, siapkan semangkuk air bersih. Siapkan lilin. Lalu, siapkan daun-daunan dan atau bunga. Letakkan daun dan bungan pada sebuah mangkuk. Bunga dan daunnya bebas, bisa apa saja, tidak ada batasan.

Nyalakan lilin. Api lilin adalah representasi cahaya matahari yang membawa kelahiran baru setelah musim dingin panjang. Air dalam mangkuk merepresentasikan daya kehidupan atau sumber kesuburan. Bunga dan daun adalah representasi kehadiran Sang Dewi. Bacalah pujian di bawah ini:

Kore, perawan padang bunga. Tubuh ranum, rambut berhias bunga aneka rupa. Menarilah di padang dan bukit berbunga, jejak kaki-Mu akan membuka gerbang kehidupan baru. Dikuduskan Dara Suci, Kore, putri Demeter dan Zeus yang surgawi.

Siklus hidup baru telah dimulai. Seluruh bumi bersukacita bersama Flora yang menari dan menyanyi. Burung di dahan, kupu-kupu dan kumbang, semua menyanyikan lagu alam. Embuskan napas kehidupan pada benih-benih yang tertidur dalam tanah yang beku. Ketuk setiap pohon dan bangunkan mereka dari tidur yang panjang.

Ishtar tersenyum pada dunia, cahaya-Nya menyibak tirai beku dan membangkitkan yang mati. Benih dalam tanah bangkit dan tumbuh menyambut kedatangan Ishtar yang keemasan. Sebagaimana Inanna bangkit dari kematian dan bebas dari Irkalla, semua yang tersembunyi dalam tanah gelap nan beku dilahirkan melalui rahim-Nya. Inanna melahirkan kehidupan, maka dunia meninggikan Ia sebagai Ibu Kehidupan.

Eostre, engkau sang fajar bagi dunia. Daya magis dan tarian-Mu membawa kebangkitan bagi yang telah terbuang dalam kegelapan. Benih-benih dan para roh alam yang mendekam dalam kebekuan, semuanya bangkit dan terbang berarak-arak mengikuti arahan Eostre. Kelinci kesuburan, telur keberuntungan. Tanda-tanda kebangkitan. Barangsiapa berdoa padanya, maka akan dibebaskan dari kegelapan dan dibimbing menuju kebangkitan.

Pujian telah selesai. Sekarang saatnya ritual utama. Ini adalah doanya:

Sebagaimana Bumi telah diberkati dengan musim semi dan kebangkitan, pada hari yang kudus bagi dunia, aku berdoa: biarlah yang aku bangkit hari ini seperti benih yang tumbuh dari tanah yang gelap. Biarlah aku bangkit seperti berudu yang menjadi katak dan meninggalkan kolam. Biarlah aku bangkit seperti rumput yang dulu beku dan kini menghijau kembali. Biarlah aku bangkit seperti matahari yang selalu terbit dan menang atas kegelapan juga musim dingin panjang. Biarlah aku bangkit seperti burung finiks yang bangkit dari abunya. Aku mengangkat diriku sendiri menuju kebangkitan, sebab aku punya kuasa dan daya atas kehidupanku. Aku bangkit lebih kuat. Aku bangkit lebih terang. Aku bangkit lebih indah. Lebih kuat dari Jupiter. Lebih terang dari Matahari. Lebih indah dari Venus. Seperti yang telah Dunia dan para Roh saksikan, ini adalah kehendakku, maka terjadilah.

Ritual selesai. Saya harap ritual ini bisa membantu kalian untuk menjadi diri yang lebih baik.

Kamis, 15 Desember 2022

MAGICK TODAY #25: Ritual Saturnalia

 Saturnalia adalah hari raya atau festival untuk menghormati Dewa Saturnus, sang dewa lumbung pangan dan musim panen. Festival ini jatuh pada tanggal 23 s.d 25 Desember setiap tahunnya. Ini jatuh bersamaan dengan Hari Raya Yule dan Hari Raya Natal.



Saya menerbitkan ritual ini secara gratis sebagai penghormatan untuk Dewa Saturnus. Saya berharap ritual ini akan bermanfaat untuk kalian. Kalian akan melakukan ritual selama tiga hari. Demikian ritualnya:

Ritual hari pertama (23 Desember)

Yang kalian butuhkan hanya lilin. Warna apa pun tidak masalah. Nyalakan lilin. Lalu, duduk dalam posisi yang nyaman. Bacalah pujian untuk Saturnus di bawah ini:

Bapa Dunia, Saturnus

Gelap gulita mata-Mu

Sabit tergantung berbalut satin biru

Telapak kaki membentuk jalan setapak

Dengan gandum dan jagung di tiap sisinya

Petani yang diberkati senantiasa memuji

Bapa Saturnus, penguasa Bumi

Hari-Mu telah tiba

Bersama kekasih-Mu, Ops tercinta

Bunda Ops mengecup kejantanan-Mu

Maka darinya engkau membuahi ladang yang kering

Benih-Mu hidup dan murni

Membuka jalan menuju kemakmuran

Kilat di langit adalah pertanda

Angin dingin menderu

Raungan-Mu seperti singa

Mampu menelan kembali seluruh panen raya

Engkau penguasa lumbung

Jaga gandum dan jagung itu

Dari hama dan mata jahat orang tak berguna

Sabit itu adalah suci

Melindungi kami kaum papa

Engkau hadir dalam kehidupan kami

Mengajarkan cara bersukacita

Seluruh panen raya akan dipersembahkan

Satu bagian untuk-Mu

Satu bagian untuk Ops

Satu bagian untuk Jovis dan Ceres

Satu bagian untuk kami sekeluarga

Ritual hari kedua (24 Desember)

Pada hari kedua, kalian harus menyediakan biji-bijian, seperti kacang-kacangan, jagung, beras, atau gandum. Letakkan dalam sebuah wadah. Nyalakan satu lilin. Lalu, bacalah inkantasi di bawah ini:

Saturnus, agung dan ilahi. Raja Bumi dan Manusia, pemberi kemakmuran dan kelimpahan. Dikuduskan engkau hari ini dalam sebuah ritual suci.

Lihatlah, Saturnus telah tiba. Ia datang dari utara. Di sanalah kerajaannya. Ia datang bersama Ops, Ceres, dan Pomona. Di atas awan ada Daimon Abundantia.

Malam itu gelap dan mencekam, namun kasih-Mu memberi kami iman dan keyakinan pada hari esok yang cerah. Saturnus, pusat kehidupan manusia. Pemberi ilmu agraria dan agrikultura. Tangan-Mu yang kudus menyuburkan tanah dan membuat pohon berbuah.

Engkau bercumbu dengan kekasih ilahiah-Mu, Bunda Ops. Biarkan benih yang mujarab dan ilahiah memandikan tanah bumi yang kering dan berkekurangan. Sehingga darinya apa-apa akan tumbuh dan menjadi sumber penghidupan untuk hari ini, esok, dan seterusnya hingga akhir hayat.

Saturnus adalah dewa. Saturnus adalah tuan. Saturnus adalah bapa. Oh, Bapa yang Surgawi. Mata-Mu merah menyala, kuning aura kehadiran. Pancaran dari hati yang tulus, menjadi semangat kami hari ini, esok, dan seterusnya. Kami hanyalah manusia yang lemah dan tak berdaya. Biarlah anak-anak yang tak berdaya ini bernaung di bawah jubah itu.

Terimalah sebagian persembahan yang kuambil dari harta bendaku. Aku mempersembahkannya dengan cinta, ketulusan, dan pengabdian. Ini rasa hormatku. Ini rasa cintaku. Aku percaya kepada kemurahan dan cinta-Mu. Hanya bila engkau berkenan dan melihat kelayakan ada padaku, biarlah terjadi kepadaku sebagaimana kehendak-Mu.

Ritual selesai. Selanjutnya kamu harus membakar biji-bijian yang ada di mangkuk tadi sebagai persembahan kepada Dewa Saturnus.

Ritual hari ketiga (25 Desember)

Pada hari ketiga, siapkan satu baju lamamu. Kalau bisa yang warnanya terang, seperti putih atau krem, atau semacamnya. Siapkan juga spidol warna apa pun. Tulislah segala apa yang ingin kamu tinggalkan atau buang dalam hidupmu, entah itu kebiasaan buruk, kenangan, atau suatu hubungan.

Setelah kamu menulisnya, bacalah inkantasi di bawah ini:

Saturnus, penguasa Saturnalia. Cahaya baru terbit mengusir kegelapan. Cahaya itu dari hati Sang Bapa di Sorga. Saturnus, Saturnus, Saturnus. Demikian Bumi dan Langit mengelu-elukan nama-Mu. Dengan cahaya-Mu yang mentransformasi dan memperbaharui, biarlah segala yang tak layak dalam hidupku dibersihkan. Untuk setahun ke depan aku memohon bimbingan dan berkah-Mu, sehingga aku akan menjadi pribadi yang jauh lebih berkembang dan bersinar. Terjadilah, terjadilah, terjadilah.

Bakar bajumu yang tadi. Biarkan jadi abu. Ritual selesai. Dan kamu siap menyambut hidup baru dan harapan baru untuk tahun depan. Jangan lupa ucapkan terima kasi kepada Dewa Saturnus, lalu tutup ritualmu.

Senin, 10 Oktober 2022

MAGICK TODAY #24: "Gathering of the Deads" - Ritual Penghormatan Roh Orang Mati

AVE HEKATE!

Samhain (SOW: EIN) sudah di depan mata. Tirai antar-dunia makin menipis. Kini saatnya roh orang mati bertandang ke dunia orang hidup. Ini kesempatan yang baik bagi kita untuk melakukan penghormatan. Untuk itu, aku sudah menyusun suatu ritual.



Ritual ini aku susun spesial untuk kalian yang ingin melakukan penghormatan pada roh orang mati pada Samhain atau Hallow's Eve nanti. Yang perlu kamu lakukan:

- Pertama: persiapkan mental, batin, dan sarana atau alat dan bahan, termasuk persembahan yang akan kalian berikan kepada "the Deads".

Alat dan bahan serta persembahan tidak ada batasan. Namun saya menyarankan, persembahan berupa libasi (cairan seperti: arak, anggur, susu, air putih, dan lainnya).

- Kedua: menentukan tempat dan waktu ritual.

Tempat yang disarankan adalah pemakaman atau tanah yang tak berpenghuni/terbengkalai. Sedangkan waktunya diutamakan menjelang senja (sandekala).

Pada hari yang sudah kamu tentukan. Pergilah ke tempat ritual membawa alat dan bahan (serta persembahan) untuk ritual. Sebelum memasuki tempat ritual, ucapkan:

"SALVE HEKATE EMPYLIOS! SALVE AIDONAIA! SALVE ANASSA ENEROI! MATER HEKATE GLORIA!"

Masuklah ke tempat ritual dan cari titik yang nyaman dan aman untuk ritual. Lalu, panggilah Lingkaran Suci untuk melindungimu selama ritual. Gunakan tradisi atau cara mana pun yang menurut kamu sesuai.

Tundukkan kepala dan badanmu, lalu ucapkan:

"INTERVENI HEKATE AIDONAIA! VENIRE, ANASSA ENEROI!"

Setelahnya, bacalah inkantasi di bawah ini dengan suara agak berbisik atau suara bernada rendah. Demikian inkantasinya:

Trivia, triple faced, stands in the gate of Underworld, Her faces face the three ways. From Her eyes emerge blazing fire and Her mouths birth the sound of hellhounds.

In the sky, Luna, riding Her chariot, She holds torch on Her hand. It is Her, Diana Lucifera! Then the Earth and its kingdom shall sing unto Her the praise songs!

Glory, glory, Goddess Almighty!

Kingdom of Underworld sings unto Libera, who is Proserpina, but humanity knows Her as Mother Ceres. With the blessing and permission of Liber, Her mighty consort, She will summon all spirits of the dead.

I am the child of Night, sing unto Mighty Goddesses who presides hallow's evening, where the deads make their journey to the realm of the living!

Glory, glory, Goddess Almighty!

By the hellhounds of Queen Trivia, by the torch of Lucifera, by the blessing of Proserpina; I summon all the spirits of the dead, who dwell in this land, cemetary, graveyard, and deserted land! I summon those who died prematurely, spirits who wander the night, spirits who hide in the shadow and cursed land! Come and gather now, receive my humble salutation as well as offering!

Berikan persembahan yang sudah kamu siapkan. Untuk mengirim mereka kembali ke alamnya, ucapkan:

"Now be at peace and return to where you belong!"

Ritual sudah selesai. Tutup ritual dengan ucapan terima kasih pada Ibu Bumi, Bapa Angkasa, dan Dewi Hekate.


Senin, 30 Mei 2022

Beberapa E-Grimoire Gratis Mage Niskala

Selain telah menelurkan Grimoire premium bertajuk ARS DAMASANDRA dan GRIMORIUM PHENEX, saya juga telah menulis beberapa E-Grimoire gratis. Kalian bisa mengunduhnya melalui link di bawah ini:

Grimoire of Moshura

Dakini Gita 

Hymnus Dea

Minggu, 24 April 2022

MAGICK TODAY #23: Ritual Untuk Membawa Pulang Orang Hilang

Inkantasi ini milik Marduk, kemudian diturunkan kepada Nanna, Utu, dan Ningishzidda. Mohon gunakan ritual ini dengan sebaik-baiknya. Berikut ini ritualnya:

Sediakan dua buah kaki ayam dan benang/tali warna biru secukupnya.

Lakukan ritual pada hari Rabu, tengah hari, menghadap ke barat.
Pertama, siapkan segala yang dibutuhkan dalam ritual. Lalu lakukan invokasi pada Penjaga Gerbang Dunia. Di sini kita akan pakai tradisi Sumeria (Anunnaki). Berikut ini inkantasinya:

Unnu Ki Kanpa!
Unnu Nanna Kanpa!
Unnu Nabu Kanpa!
Unnu Ninsianna Kanpa!
Unnu Utu Kanpa!
Unnu Marutu Kanpa!
Unnu Ninurta Kanpa!
Unnu Anu Adda Anunna Kanpa!
Kashipa Rishpu Anunna Gador Homa Lagal Anuki!

Setelah melakukan invokasi Penjaga Gerbang Dunia, ambil kaki ayam dan benang biru, lalu konsenkrasikan dengan inkantasi ini:

Unnu Ammu Anunna Va Attamuladek!
Titi Gibal Va Mahu Amma Nammu Va Ningal Kanpa!
Kusha Mi Alagal Gibal Nintu Arru Siphu!

Kemudian satukan kaki ayam dengan benang. Lilitkan hingga tertutup semuanya. Sembari mengikatkan benang, baca inkantasi ini:

Ki Ammu Gala Nammu Ittu Hitti'o Ninmantu Gula Gilu Kasha Rishu Anya Mahu!

Terakhir, bakarlah kaki ayam itu hingga menjadi abu. Sembari menunggu kaki ayam jadi abu, baca inkantasi ini:

Titi Amma Nammu Ummuru Harra Rattu Kanpa!
Unnu Anunna Anunnaki Kanpa!
Ki Pa Adda Bagal Ishu Kanpa Nammu Littu Siptu!
Kanpa Ninmattu Kanpa  Anu!
Kishtu Niltu Kasha'ele Ligalmullu!
Anu Anu Kanpa Anurru!

Biarkan kaki ayam jadi abu, lalu taburkan abunya di jalanan. Setelah orang yang dimaksud ditemukan atau berhasil pulang, lakukan ritual libasi (persembahan berupa cairan yang dituangkan) sebagai rasa syukur.

Rabu, 02 Februari 2022

MAGICK TODAY #22: Inkantasi untuk Sakit Batuk

Inkantasi yang akan aku bagian adalah koleksi pribadiku, ada tercantum dalam Buku Bayanganku. Formula yang aku gunakan dalam inkantasi ini mengambil referensi dari inkantasi-inkantasi dalam tradisi Sumeria (dan Babilonia). Dalam inkantasi ini, menyebutkan Marduk (Marutuk, Amarutuk, Merodak) dan Gula (Ninisinna, Ninkarrak) sebagai penguasa atau pemilik inkantasi ini. Inkantasi ini membutuhkan madu murni dan sedikit garam sebagai sarana.



Siapkan madu satu sendok makan, lalu bubuhkan sedikit garam. Sebelum mengonsumsinya, bacalah inkantasi ini:


Inkantasi ini bukan milikku, ianya milik Marduk dan Gula.

(Inkantasi ini bukan untukku, tapi untuk (....)) 

Marduk dan Gula telah datang kepadaku, membisikkan cara mengobati sakit ini.

Marduk datang memberkati lidahku sehingga inkantasi ini akan berjaya.

Gula datang memberkati seluruh perbuatanku sehingga ritual ini akan berjaya.

Madu ini diambil dari alam yang diberkati Ninmah.

Garam ini diambil dari laut yang diberkati Nammu.

Marduk dan Gula memberkati madu dan garam ini menjadi obat.

Sakit-(ku/mu) sirna, (aku/kamu) pun sembuh!


Selanjutnya madu bisa dikonsumsi. Ulangi setiap pagi dan sore sampai merasa lebih baik.

Sertakan inkantasi bait kedua jika ritual ditujukan pada orang lain. Titik-titik dalam kurung bisa diisi sosok yang kamu targetkan, seperti ibu, ayah, adik, anak, kakak, atau nama orang langsung. Sedangkan untuk bait terakhir bisa disesuaikan dengan tujuannya.


Semoga bermanfaat!

Senin, 30 Agustus 2021

Merayakan Hari Sabbath Bagi Wicca di Indonesia

 Wicca's Sabbath atau biasa dikenal dengan istilah Wheel of The Year adalah sekumpulan hari besar atau festival yang didasarkan pada perayaan kaum pagan dalam menyambut siklus musiman. Untuk Wicca yang ada di benua Eropa atau America, atau negara dengan empat musim, tentunya tidak akan pusing dengan polemik perayaan Hari Sabbath. Akan tetapi, bagi mereka yang tinggal di daerah tropis tentu bertanya-tanya bagaimana cara mereka bisa merayakan Hari Sabbath.

Sejatinya merayaka Hari Sabbath bukanlah suatu keharusan. Itu hanyalah sebuah tradisi pagan yang diadopsi ke dalam Wicca. Bagi Witch (penyihir non Wicca) justru merayakan Hari Sabbath itu tidak termasuk ke dalam praktik utama mereka.

Ada yang mengatakan kalau Hari Sabbath itu bukan tentang perayaannya, melainkan menyadari bahwa Sang Dewi dan Sang Dewa itu hadir di alam dan telah memberikan segala yang kita butuhkan dan itu patut diinsafi dengan sepenuh hati. Sedangkan perayaan/festival itu hanya bersifat materialis, opsional, dan kondisional.

Meskipun begitu dapat merayaka Hari Sabbath bersama rekan-rekan adalah suatu pengalaman tersendiri. Jadi, di sini aku akan membagikan Hari Sabbath adaptasi yang sudah aku sesuaikan dengan tradisi lokal dan kondisi alam di Indonesia. Berikut ini daftarnya:

Ekuivalen Witches Sabbath dengan Pranata Mangsa Nusantara

SURO – untuk para Wiccan/Witches merayakan dengan mendoakan leluhur atau keluarga yang sudah mati; dan melakukan pemujaan pada Crone Goddess – Sabbath Mayor – setara dengan Samhain.

WISAKA (4 s.d 28/29 Februari) – jatuh pada 13 Februari – Wiccan/Witches bisa mengadakan upacara pernikahan untuk kucing mereka – Sabbath Minor – setara dengan Beltane.

PADRAWANA (19 April s.d 11 Mei) – jatuh pada 27 April – untuk para Wiccan/Witches merayakan dengan cara mengadakan pemujaan pada Dewi Shri/Demeter dilanjut dengan makan bersama – Sabbath Minor – setara dengan Lughnassad.

KARO (2 Agustus s.d 24 Agustus) – jatuh pada 10/11 Agustus – para Wiccan/Witches merayakannya dengan cara menari mengelilingi api dan melakukan pemujaan pada Dewa/Dewi Matahari; Surya, Ra, Apollo, Amaterasu – Sabbath Mayor – setara dengan Litha.

MANGGASRI (25 Agustus s.d 17 September) – jatuh pada 2 September – para Wiccan/Witches mengadakan pemujaan pada Bathara Sadana, dewa panen dan palawija – Sabbath Minor – setara dengan Mabon.

MANGGALA (13 Oktober s.d 2 November) – jatuh pada 24 Oktober – para Wiccan/Witches bisa merayakan dengan memanen herbal dan membuat ramuan – Sabbath Minor – setara dengan Imbolc.

NAYA (9 November s.d 21 Desember) – jatuh pada 21 November – para Wiccan/Witches mengadakan pemujaan pada Dewi Shri dan Bathara Sadana, dilanjut dengan menanam pohon atau menabur benih – Sabbath Minor – setara dengan Ostara.

PALGUNA (23 Desember s.d 3 Februari) – jatuh pada 10/11 Januari – untuk para Wiccan/Witches merayakan dengan cara melakukan pemujaan pada Dewa/Dewi Laut; Baruna, Poseidon, dll; dan melabuh persembahan – Sabbath Mayor – setara dengan Yule.


.


Semoga bermanfaat untuk kalian yang pernah berangan-angan ingin merayakan Hari Sabbath tapi terkendala oleh kondisi geografis dan alam.

Terima kasih sudah singgah di Biara Wicca, akhir kata ....



Blessed be!

 

Senin, 28 Juni 2021

MAGICK TODAY #21: Ritual Sederhana Untuk Keberuntungan dan Kesuksesan

 Merry meet ....

Selamat datang kembali di Biara Wicca, hari ini aku akan membagikan ritual sederhana untuk keberuntungan dan kesuksesan yang bisa kamu lakukan dengan alat/bahan yang sangat-sangat sederhana, dan kamu juga bisa melakukan ini untuk orang yang kamu sayangi.

"Pendongkrak Kesuksesan dan Keberuntungan"

Opsi #1: Koin

Ini bisa kalian gunakan kalau kalian hendak melakukan ujian atau wawancara. Sebelumnya, ambillah satu uang koin. Genggam di tanganmu, lalu baca doa berikut ini:

"Dalam nama Sang Dewi; setenang air hatiku, berkobar semangatku. Limpahkan untukku keberuntungan dan kesuksesan."

Bawalah koin tersebut di saku atau dompetmu untuk agar berkah Sang Dewi selalu menyertai.

Opsi #2: Daun Salam

Sebelum kamu berangkat untuk ujian atau wawancara, kamu bisa desain ritual sederhana dengan bahan yang sederhana juga, di antaranya lili, pulpen/spidol, dan daun salam.

Tulislah harapanmu pada daun salam. Nyalakan lilin, lalu bakar daun salam sembari membaca mantra ini:

"Eko Eko Azarak, Eko Eko Zomelak, Eko Eko Cernunnos, Eko Eko Aradia! Beruntung dan sukses aku menjadi! Seperti yang kuharapkan itu yang terjadi!"

Opsi #3: Benang Hijau

Ini bisa kamu lakukan untuk orang yang kamu sayangi, saudara atau pacar. Yang kamu butuhkan cuma benang hijau. Ikatkan benang hijau sebanyak tiga kali pada pergelangan tangan kanan orang yang kamu sayangi, dan pada masing-masing ikatan ucapkan mantra ini:

"Aku mengikat keberuntungan dan kesuksesan untuk melayani orang yang kukasihi. Dengan kuasa hukum tiga kali, maka itulah yang terjadi!"



Nah, itu tadi beberapa ritual sederhana yang bisa kalian lakukan untuk keberuntungan dan kesuksesan. Kalian tidak harus mengikuti panduan yang aku berikan di sini, kamu bisa berkreasi sesukamu. Sampai jumpa di pertemuan berikutnya.

Minggu, 25 April 2021

MAGICK TODAY #20: Ritual Sederhana Agar Selamat Dalam Perjalanan

 Merry meet, Merry Part...

Selamat datang kembali di sesi Magick Today bagian ke-20, kali ini aku akan membagikan beberapa ritual sederhana yang bisa kalian gunakan sebelum melakukan perjalanan/bepergian. Berikut ini ritualnya:

1). Agar Selamat Saat Bepergian Melalui Air.

Siapkan 3 telur rebus dan biji-bijian jenis apa pun (bisa beras, jagung, kedelai, kacang tanah, dll). Ketika perahu atau kapal yang kamu naiki mulai melaju, lempar telur dan biji-bjian tadi ke dalam air, lalu ucapkan mantra berikut ini:

"Ave Diana Limenia, Penguasa pesisir dan pelabuhan. Telah kuberikan persembahan, maka limpakan keberuntungan dn keselamtan."


2). Agar Selamat Saat Bepergian Melalui Udara.

Saat pesawat yang kamu naiki siap lepas landas, gambar atau visualisasikan sebuah lingkaran dengan angka 3 di dalamnya. Lalu ucapkan mantra berikut ini:

"Tu A Heru! Salam kepada Horus, penguasa udara. Berkah dan rahmat harus kau bagi. Lindungi aku, lindungi kami, itu yang pasti!"


3). Agar Selamat Saat Bepergian Melalui Darat.

Saat kamu melakukan perjalanan dan tiba-tiba merasa tidak tenang/resah, carilah sebuah batu yang paling memikat di matamu. Ambil batu itu dan ucapkan:

"Aku mengambil batu ini dari tanah yang diberkati."

Genggam erat batu itu, lalu lempar ke udara dan tangkap, kemudian ucapkan:

"Aku dilindungi di manapun aku berada, kemana pun aku pergi!" 3x

Kemudian tiup batu tersebut, dan ucapkan:

"Aku selamat! Aku dilindungi segenap roh tanah ini."

Bawa batu itu ke mana pun, maka kamu akan dilindungi dan selamat sampai tujuan.


Nah, itu tadi ritual yang bisa kalian gunakan saat bepergian. Mudah, bukan? Semoga bermanfaat. Sampai jumpa lagi.



Blessed be!

Minggu, 04 April 2021

MAGICK TODAY #19: Ritual Sederhana Untuk Melindungi Rumah

 Merry meet ...


Waaaahhhh, lama enggak jumpa ya. Masih adakah yang suka main-main ke Biara Wicca? Oh ya, gimana nih kabar kalian? Semoga selalu dilimpahi keberkahan.

Oke, jadi hari ini sebenarnya aku enggak ada hal spesial yang mau aku bagi. Aku mau berbagi (lagi) ritual-ritual yang aku desain dan sudah aku bagikan di instagram. Tapi, di sini aku akan menulis (ulang) versi bahasa Indonesianya.


"Ritual-ritual Untuk Melindungi Rumah"


Ritual #1:

Sediakan beras atau kacang-kacangan jenis apa pun. Sebarkan di halaman rumahmu, lalu ucapkan inkantasi di bawah ini:

"Puji Dewi Diana, Ratu para peri, Ratu para penyihir. Lindungi rumahku dari mata penasaran serta niat kejahatan."


Ritual #2:

Pertama-tama, kamu setidaknya harus punya satu pot kaktus di kebunmu. Ucapkan inkantasi di bawah ini pada kaktus tersebut:

"Aku memanggil roh yang di Bumi juga roh yang di Neraka. Aku memohon perlindungan dari roh jahat serta manusia bejat."


Ritual #3:

Pertama-tama, sediakan garam hitam, kalau tidak ada garam hitam, gunakan garam kasar biasa. Taburkan garam tersebut di dekat gerbang atau pintu masuk rumahmu, lalu ucapkan inkantasi berikut:

"Bunda Cahaya, Bunda Kegelapan. Kurapal mantraku, pandangannya berselimut kelabu. Tunjukkan ketakutan terbesar, biar mereka jadi gemetar."


Nah, itu tadi tips dan trik dariku untuk kalian yang mau bepergian tapi, takut rumah kalian kenapa-kenapa.

Dari contoh di atas, kalian bisa melihat kalau ritual sihir itu tidak perlu terlihat megah atau mewah, melibatkan alat dan bahan yang mahal, dan tatacara yang rumit. Ritual sihir yang sederhana bukan berarti tidak akan berhasil, karena keberhasilan ritual bukan pada alat dan bahan atau penggunaan inkantasi yang rumit dan lain sebagainya. Dengan sejumput garam pun kalian tetap bisa melakukan ritual yang kalian perlukan. Nah, jadi jangan ada alasan lagi buat enggak mempraktikkan sihir kalian...

Semoga bermanfaat,



Akhir kata,

Blessed be!

Minggu, 31 Januari 2021

Grimoire: ARS DAMASANRA, oleh Mage Niskala





Merry meet, Namaste, Rahayu...

Ars Damasandra adalah grimoire yang berisi beberapa mantra sihir dan gnosis yang diperoleh melalui channeling. Dalam grimoire ini, aku membagikan beberapa mantra sihir untuk menaklukkan musuhmu, mantra penyembuhan, mantra untuk mengikat pasangan agar tidak berpaling dan mantra untuk mematahkan ikatan dari mantra pengikat; ritual invokasi, dan rittual inisiasi, juga beberapa gnosis pribadi. Ada tiga roh utama yang menjadi pelindung grimoire ini, dan ini telah didesain agar roh-roh tersebut menganugerahkan bimbinganm kebijaksanaan, dan perlindungan.

Daftar isi:

Gnosis Pribadi Tentang Dewi Hekate.

Pengenalan pada Dewi Damasandra, Anassa Eneroi, Lykaina, dan Empousa.

Ritual menghadirkan Api Hekate.

Ritual mengolah Api Hekate.

Memanggil roh orang mati.

Ritual inisiasi pada aliran tiga portal Kerajaan Hekate.

Ritual invokasi pada Circe, Pasiphae, dan Medea untuk segala tujuan.

Ketebalan: 104 halaman,
Sampul: Hardcover,
Harga: 160.000 (Belum termasuk ongkir)


Grimoire ARS DAMASANDRA bisa dipesan melalui link di bawah ini.



 





Jumat, 22 Januari 2021

Mantra #16: Invokasi dan Evokasi pada Dewi Sekhmet

 Merry meet, Namaste, Rahayu ...

Halo, apa kabar saudara-saudari Wiccan dan Witches? Semoga selalu dalam perlindungan para dewa dan dewi. Pada hari ini aku tidak akan menulis panjang lebar, karena apa yang akan aku bagikan di sini adalah bentuk langsung/praktik dari sebuah ritual invokasi dan evokasi. 

Aku sengaja mendesain ritual ini, di bawah bimbingan Sang Dewi dan Spirit Guides tentunya, untuk membantu para praktisi (Pagan, Wiccan, Witch) di luar sana untuk saling terhubung, sehingga nantinya mampu menghadirkan Bunda Sekhmet di bumi Nusantara dan seluruh dunia, agar beliau berkenan menghalau segala wabah dan bencana; untuk memberkati juga memurnikan bumi ini. 

Silakan ditonton vieo di bawah ini, dan jangan lupa untuk memfokuskan energi kalian.




Semoga bermanfaat. Terima kasih sudah singgah di Biara Wicca, akhir kata ...


Blessed be!

Senin, 06 Juli 2020

MAGICK TODAY #18: Kegunaan pohon pisang dalam ritual sihir

Merry meet, Namaste, Rahayu.


Apa kabar saudara-saudari Wiccan dan Witches? Maaf, baru bisa aktif lagi. Soalnya aku lagi fokus ke yang lain dulu. Okay, langsung saja ya, hari ini aku akan membagikan hasil dari coba-cobaku dengan bahan-bahan yang mudah ditemui di sekitar.

Seperti yang kita tahu, Ibu Bumi telah menyediakan semuanya untuk kita. Selama ini kita hanya mengetahui herbal, bunga, buah, biji-bijian, batu-batuan yang kita lihat di blog-blog atau website tentang Wicca/Witchcraft memiliki magical properties. Tapi kita tidak pernah menyangka kalau tanaman yang ada di sekitar kita dan notabene tidak tercantum dalam blog/website Wicca dan Witchcraft, juga memiliki magical properties juga. Topik kali ini adalah pisang. Sejauh yang sudah aku temui, blog/website Wicca dan Witchcraft hanya mencantumkan buah pisang saja, tapi belum bagian pisang yang lain, seperti: pohonnya, daunnya, bunga, tunas, dll. Berikut ini adalah daftar yang kubuat sendiri berdasarkan bimbingan dari dewi yang menjadi patroness/matron-ku:


1). Daun pisang hijau tua.

Daun pisang yang hijau tua melambangkan keuangan. Bisa digunakan untuk ritual yang berkaitan dengan kemakmuran, keuangan, dan kelimpahan. Dalam ritual, daun ini bisa digunakan sebagai pengganti kertas untuk menulis petisi.


2). Daun pisang muda (pupus).

Pupus daun pisang atau daun pisang yang masih kuncup ini digunakan untuk ritual untuk memulai suatu pekerjaan baru. Dalam ritual, pupus bisa dipotong-potong dan dicampur dengan sarana ritual lainnya.


3). Daun pisang kering.

Daun pisang kering dapat digunakan dalam ritual yang berhubungan dengan suatu yang ingin dirahasiakan. Dalam ritual, ini dijadikan sebagai simbol tirai penutup. Penggunaannya, digunakan sebagai pengganti kertas petisi untuk menulis apa yang ingin disembunyikan/rahasiakan.


4). Bunga pisang yang sudah gugur.

Bunga pisang yang sudah berjatuhan itu diambil dan bisa dijadikan sarana untuk ritual membuat seseorang mandul atau kehilangan gairah seksualnya. Untuk yang ini, tolong kalau mau dipakai harap dipikirkan matang-matang, dan harus dengan kebijaksanaan.


5). Pisang yang sudah matang/menguning.

Pisang yang sudah masak bisa digunakan dalam ritual untuk meningkatkan energi atau gairah seksual, kesuburan, juga untuk magnet uang.


6). Pisang yang masih mentah/hijau.

Ini berguna dalam ritual untuk menolak cinta dari seseorang yang tak diinginkan, bisa juga untuk mereka yang mau move on dari mantan hahaha.


7). Batang pisang.

Batang pisang digunakan dalam ritual healing, binding, cursing/hexing, dan banishing. Fungsinya adalah sebagai simbolisasi dari si target. Batang pisang juga bisa digunakan dalam ritual kemakmuran dan kelimpahan.


8). Jantung pisang.

Jantung pisang digunakan dalam love spell, binding spell, cursing/hexing; membuat target jatuh cinta dan terus terikat dengan kita. Fungsinya adalah sebagai simbolisasi hati manusia/target. Mohon bijaksana saat menggunakan.


9). Tunas.

Tunas pohon pisang digunakan dalam ritual kesuburan dan mendapatkan keturunan.


Nah, itu tadi magical properties dari pohon pisang dan bagian-bagiannya. Semoga bermanfaat. Terima kasih sudah singgah di Biara Wicca, akhir kata....



Blessed be!

Senin, 27 April 2020

Patron #4: Dewi Aradia, Sang Avatar

"ARADIA, The Female Avatar"

Aku Aradia, avatar Sang Bulan. Aku hadir sebagai seorang wanita dan berjalan di antara kalian. Aku telah melihat kemiskinan kalian, hidup kalian yang putus asa, kebutuhan kalian akan cinta dan makanan. Aku berbagi kesengsaraan dengan kalian untuk seumur hidup, dan ketika aku pergi dari dunia kalian, aku akan meninggalkan perintah-perintah tentang apa yang harus kalian lakukan ketika membutuhkan lebih banyak nasihat dan lebih banyak kekuatan ...
Ratu Bulan yang mengutus aku, karena ada begitu banyak rasa sakit dan perbudakan di antara kalian. Diana membenci perbudakan sebagai kematian jiwa. Kebebasan adalah ajaran yang dia berikan kepada ku, dan olehku untuk kalian, kebebasan untuk menjalani hidup kita sesuai dengan aturan emasnya, "Lakukan apa yang kamu inginkan dan tidak ada yang dilukai." Ini adalah satu-satunya aturan yang kalian butuhkan ...
Aku Aradia, guru pertama dan avatar. Selamat datang dalam ajaran sihir, anak-anakku, penyihirku, selamat datang di cahaya Bulan Purnama.




"La Bella Pelegrina (The Beautiful Pilgrim)"


Ketenarannya menyebar ke Gereja dan dia ditangkap karena ajaran sesat dan ditempatkan di penjara. Di sana dia disiksa dan dijatuhi hukuman mati. Pada hari para imam bertemu dengannya, dia tidak ditemukan di selnya. Dia kemudian terlihat mengajar Agama Lama kepada bangsanya lagi. Ketika kemudian terjebak oleh tentara dan pendeta, karena tahu tidak ada jalan keluar, dia berkata, "Aku menegurmu, dan aku mengusirmu dari orang-orang karena kamu mengajarkan hukuman dan rasa malu kepada mereka yang akan membebaskan diri dari perbudakan dan Gereja. Ini simbol dan pakaian otoritas yang kamu tanggung hanya untuk menyembunyikan ketelanjangan di mana kita semua sama. Kamu mengatakan bahwa kamu melayani Tuhanmu, tetapi kamu hanya melayani ketakutan dan batasan kamu sendiri. "(3) 

Dia ditangkap karena bid'ah dan pengkhianatan. Lagi-lagi dia dijatuhi hukuman mati, dan lagi-lagi dia melarikan diri. Dia kembali ke para pengikutnya dan memilih beberapa orang untuk melimpahkan ajaran terakhirnya. Dia mengajar Abad di masa lalu, Zaman Ibu dan Zaman Ayah. Zaman saat ini adalah Zaman Anak yang harus diikuti oleh Zaman Puteri. Terakhir dia memberi rakyatnya Perjanjian Aradia. (3) Dari Italia diyakini dia bepergian ke Timur, karena penganiayaan terhadap penyihir telah dimulai di Barat. (4) 

Penganiayaan terhadap penyihir tidak terjadi di Italia sampai pertengahan hingga akhir 1300-an. Ini lebih lambat dari seluruh Eropa. Itu didokumentasikan pada tahun 1508 oleh Bernardo Rategno, seorang Inkuisitor Italia, bahwa peningkatan "sekte penyihir" dimulai kira-kira pada tahun 1350. Ini akan sesuai dengan waktu ketika Aradia akan berada di Italia mengajar agama kuno. (4) 

Aradia de Toscano lahir 13 Agustus 1313 di Volterra, Italia. (4) Ibunya adalah Dewi Diana (2,3,4,5,6). Beberapa menyebut ayahnya sebagai Apollo, Lucifer (6), Dianus (3,4), atau menyangkal ayahnya bersama-sama (2,5). Dia tinggal bersama para budak petani yang melarikan diri ke bukit dan hutan dekat Nemi, Italia. Dia mengajar Agama Lama dan mengajarkan kebebasan (3,4).



 

Perjanjian Aradia:

1). Amati masa-masa Treguenda, karena di situlah fondasi kekuatan Stregheria.

2). Ketika kebaikan dilakukan untukmu, maka berbuat baik kepada orang lain. Jika seseorang ingin membalas kebaikanmu, maka ikat mereka untuk membantu tiga orang lainnya; maka ini akan menghapus hutang.

3). Jangan menggunakan seni Stregheria untuk tampil kuat di antara yang lain. Jangan menurunkan standar Seni dan dengan demikian menghina Cara Lama.

4). Jangan mengambil nyawa apa pun kecuali untuk mempertahankan hidup, milikmu atau milik orang lain.

5). Jangan memberikan kata kehormatan Anda dengan ringan, karena Anda terikat oleh kata-kata Anda dan oleh sumpah Anda.

6). Jangan tunduk di hadapan otoritas apa pun atas kamu kecuali pada dewa dan dewi. Sebaliknya, bekerja sama dengan orang lain tetapi jangan menjadi budak dan selalu menjaga kehormatanmu. Berikan rasa hormat kepada orang lain dan mengharapkan rasa hormat sebagai imbalan.

7). Mengajar semua yang tampak layak dan membantu kelanjutan Agama Lama.

8). Jangan meremehkan kepercayaan agama orang lain, tetapi nyatakan saja kebenaranmu sendiri. Berusaha untuk berdamai dengan mereka yang berbeda.

9). Jangan sengaja menyebabkan kerugian pada orang lain, kecuali jika itu untuk mencegah kerugian yang sebenarnya terhadap dirimu atau orang lain.

10). Berusahalah untuk berbelas kasih kepada orang lain, dan waspadai hati dan pikiran orang-orang di sekitarmu.

11). Bersikap jujur ​​pada pengertianmu sendiri dan berpalinglah dari hal-hal yang menentang kebaikan dalam dirimu, atau berbahaya bagimu.

12). Pegang hormat pada semua yang ada di Alam. Jangan hancurkan apa-apa pun, jangan melukai apa pun, jangan pula membuang sia-sia; hidup selaras dengan Alam, karena jalan Alam adalah cara kita sendiri.

13). Tetap terbuka dalam hati dan pikiranmu kepada Yang Agung yang menciptakan segalanya, dan juga bagi saudara-saudarimu.



Jumat, 10 April 2020

MAGICK TODAY #17: Membersihkan energi negatif dengan media kelapa

Merry meet, Namaste, Rahayu...

Apa kabar saudara-saudari Wiccan dan Witches? Stay safe and stay  grounding.
Mungkin banyak dari kalian yang merasa kalau rumah kalian atau tempat kalian berada saat ini penuh dengan energi negatif, entah itu energi negatif yang berasal dari emosi, pemikiran, perbuatan, atau bahkan karena campur tangan sihir dan entitas tak diinginkan. Nah, oleh karena itu, aku akan membagikan metode atau cara membersihkan energi negatif yang mudah dan kalian semua pasti bisa melakukannya.

Yang kalian butuhkan adalah:

- Lilin putih
- Kelapa yang masih utuh, sudah dikupas, sabut kelapa dan batok kelapanya sudah hilang. Bentuknya masih bulat dan masih ada air kelapa di dalamnya.
- Kacang-kacangan, seperti: kacang hijau, kacang merah, kedelai, dan atau semua kacang itu dicampur.
- Bawang putih
- Krokot
- Cocor bebek

Cara kerja:

Buat lubang kecil pada kelapa, masukkan kacang-kacangan, bawang putih, krokot, dan daun cocor bebek ke dalamnya.
Gambarlah sigil sesuai tujuan ritual ini di seluruh permukaan kelapa, atau kalian bisa menuliskan afirmasi terkait.
Tempelkan lilin pada lubang yang ada pada kelapa. Sebelum dinyalakan, berdoalah kepada dewa/dewi yang kalian imani untuk sekiranya beliau berkenan untuk memurnikan energi pada rumah kalian (dan atau pada orang lain). (ps: jika kalian tidak memiliki dew/dewi, kalian bisa berdoa pada tuhan, leluhur, malaikat, atau apa pun yang menjadi representasi kekuatan tinggi)
Nyalakan lilin dan biarkan terbakar habis. Usahakan kelapa dibuat berdiri tegak.

Jika lilin terdengar suara meletup-letup atau bahkan lilin meledak, artinya energi negatif berhasil disingkirkan. Atau jika lilin menampakkan asap hitam pekat, itu tandanya energi negatif sedang disingkirkan.

Kamu bisa menggunakan lebih dari satu kelapa atau melakukan ritual ini secara berkala jika memang diperlukan.

Jika lilin sudah habis terbakar, tutup lubang pada kelapa. Lalu buang kelapa ke laut atau sungai yang airnya mengalir.

Tambahan:

Fase bulan: bulan purnama atau bulan baru
Hari: Sabtu
Waktu: 00:00 - 04:00 (Witching Hour)

Pilih salah satu dari waktu di atas. Jika kalian ingin melakukan sesuai fase bulan, silakan. Jika kalian ingin melakukan sesuai hari, silakan. Atau jika kalian suka yang agak ribet, kalian bisa melakukan ritual berdasarkan Planetary Hour.

Buah terkait: Jambu biji dan melon.
Herbal terkait: Cendana, salam, kayu manis, serai.
Bunga terkait: Kenikir, kaktus, mawar, calendula, sedap malam.
Sayuran terkait: Lobak putih dan terung putih.

Kalian bisa memilih salah satu kategori dan memilih salah satu bahan di dalamnya atau tidak sama sekali. Jika kalian menggunakan bahan ini, maka mereka harus diiris tipis-tipis dan diletakkan melingkari kelapa. Setelah ritual selesai, bahan ini bisa dibuang bersama kelapa.

Deity: 
Dewi; Kali/Durga, Narashimi/Prathyangira, Bastet, Tawaret, Hekate, Nyx.
Dewa; Shiwa, Narashima, Osiris, Anubis, Apollo, Hades.

Dewa-dewi yang disebutkan di atas ini adalah dewa-dewi yang aku sarankan. Kalian bisa memilih atau tidak sama sekali.

.

Nah, itu tadi ritualnya. Mudah bukan? Semoga bermanfaat.
Terima kasih sudah singgah di Biara Wicca, akhir kata...


Blessed be!

Minggu, 22 Maret 2020

Patron #3: Dewa Cernunnos, The Horned God

Merry meet, Namaste, Rahayu...

Apa kabar, Witches dan Wiccan? Semoga selalu dalam limpahan berkah.
Kali ini aku akan membahas Dewa Cernunnos 'The Horned God' sesuai pandanganku.

Siapa itu Dewa Cernunnos?

Dewa Cernunnos adalah salah satu dewa dalam Mitologi Seltik. Dia menjadi personifikasi sisi liar dari Ibu Bumi atau Sang Alam. Ibu Bumi yang kita kenal adalah aspek feminin dari alam, dan Dewa Cernunnos adalah aspek maskulinnya. Sang Dewa merupakan penguasa alam liar, hutan dan lembah, bapak bagi semua hewan buas atau hewan liar; dewa kesuburan, seksualitas, kekayaan, kebangkitan, dan Alam Baka.

Dalam Mitologi Yunani dan Romawi, dewa ini disamakan dengan Pan (Yunani) dan atau Faun (Romawi). Dalam Mitologi Hindu, salah satu perwujudan Dewa Shiwa, yaitu Pasupati juga diidentikkan dengan Dewa Cernunnos.


Wujud dewa ini merupakan perpaduan antara rusa jantan dan manusia, terkadang kambing gunung dan manusia. Bagian kakinya kaki rusa/kambing, badannya manusia, kepalanya kadang manusia dengan tanduk rusa/kambing atau memang kepala rusa/kambing.
Dia sering digambarkan dikelilingi oleh hewan-hewan liar seperti pada gambar di atas.

Kenapa Dewa Cernunnos adalah The Horned God?

Nama Cernunnos sendiri artinya "yang bertanduk", jadi sudah jelas kalau istilah The Horned God didapat dari sana. Tapi tanduk itu bukan hanya sebagai hiasan belaka. Itu memiliki filosofi. Tanduk itu menandakan bahwa Sang Dewa adalah raja di alam liar; raja hutan, gunung, dan lembah, juga rajanya hewan liar. Selain itu, tanduknya juga melambangkan dualitas dirinya, sebagai: cahaya dan kegelapan, kematian dan kebangkitan.

Siapa permaisuri Sang Dewa?

Dalam Wicca, permaisuri dari Dewa Cernunnos adalah The Triple Goddess. Namun, beberapa literatur menyebutkan dengan jelas siapa permaisuri yang dimaksud, yaitu Aradia dan terkadang Diana. Keberadaan Dewa Cernunnos dan Aradia/Diana adalah wujud keseimbangan yang dijunjung Wicca, di mana Divine Masculine dan Divine Feminine sama-sama ditinggikan.
Akan tetapi, pada praktiknya saat ini, kebanyakan Wiccan hanya memuja masing-masing wujud dari Triple Goddess, meskipun ada juga yang memuja dewa-dewa tertentu selain The Horned God, seperti: Odin, Horus, Osiris, Apollo, Hermes, Dionysus, dll. Tidak dapat dipungkiri kalau mayoritas Wiccan memang memiliki keterikatan yang kuat dengan Divine Feminine, dalam hal ini Triple Goddess dan wujud-wujudnya, tanpa merendahkan atau meniadakan kedudukan Divine Masculine. Ada Wiccan yang mendedikasikan altar mereka untuk The Horned God dan The Triple Goddess, tapi ada juga yang hanya menempatkan The Triple Goddess saja atau sebaliknya.

Apa hubungan The Horned God dengan The Devil?

Dalam Paganisme maupun Neo-pagan, konsep The Devil tidak ada. The Devil adalah konsep yang dibawa oleh agama Kristen/Katholik.
Pada masa itu, pemujaan pada The Horned God (Pan, Faun, Cernunnos) sangatlah dominan. Pengikutnya pergi ke hutan saat malam, telanjang, mengolesi tubuh dengan minyak tertentu, lalu menari mengelilingi api. Para Misionaris melihat itu sebagai pemujaan terhadap The Devil, karena mereka melihat bahwa dewa tersebut memiliki kualitas yang sama dengan konsep The Devil dalam Alkitab. Dari situlah The Horned God kemudian diidentikkan dengan The Devil. 

Lalu apakah berarti benar The Horned God adalah The Devil? Itu tergantung pada siapa kalian bertanya. Aku akan mejawab TIDAK.

Disclaimer: Akan sedikit panjang dan OOT.

Aku pribadi, tidak memercayai adanya The Devil dalam kapasitasnya sebagai suatu entitas maha jahat dan musuh umat manusia serta "Tuhan". Tapi, aku percaya adanya Satan "The Adversary" sebagai personifikasi kualitas-kualitas buruk dalam diri manusia yang harus dikendalikan.

Sejauh yang aku tahu, entitas yang sering dikaitkan dengan The Devil adalah Lucifer. Padahal, Lucifer itu sendiri bukanlah nama suatu entitas, melainkan julukan untuk entitas apa pun yang berfungsi sebagai pembawa cahaya. Itulah arti kata Lucifer "pembawa cahaya", Apollo dijuluki Lucifer dan Diana dijuluki Lucifera.

Ketika Alkitab diterjemahkan ke bahasa Latin, saat itulah istilah Lucifer ada, yang mana kata asli dalam bahasa Ibraninya adalah Helel atau Heylel "Yang Bersinar", dan julukannya adalah Heylel Ben Syachar "Dia Yang Bersinar Putra Bintang Fajar" lalu dalam bahasa Inggris menjadi Lucifer Morningstar.

Heylel adalah entitas dalam golongan malaikat. Dia sangat indah, sehingga menjadi angkuh dan membanggakan dirinya lebih indah dari golongannya, Seraphim. Karena keangkuhannya itulah tuhan marah dan membuangnya. Bagiku, Heylel bukanlah The Devil, hanya dewa yang disalahpahami. Dia tidak sepenuhnya jahat, karena ada juga sisi baiknya.

Selain Helel, ada kandidat lain yang akhirnya dikaitkan dengan The Devil, yaitu Satanael 'Dia yang jauh dari Tuhan' atau 'Musuh Tuhan'. Jangan bingung antara Satan sebagai istilah untuk menyebut musuh-musuh manusia, dengan Satanael anggota The Adversary (Satan). Siapa sih yang dimaksud The Adversary? Dalam pandanganku, mereka adalah personifikasi Tujuh Dosa Pokok atau dalam agama Hindu ada yang disebut Sad Riphu.

Bagaimana kisah Satanael sampai bisa diindentikkan dengan The Devil. Itu karena dia tidak mau berlutut kepada Adam, dia dipenuhi kemarahan, karena itulah dia jatuh dari rahmat tuhan dan menjadi anggota The Adversary.

Masih belum selesai. The Devil dalam Islam disebut Azazil/Izazil. Dalam Book of Enoch, Azazel adalah malaikat golongan pengawas. Dia dan malaikat pengawas lainnya mengawasi bumi, lalu jatuh cinta pada manusia dan kawin dengan mereka. Karena itulah Azazel dan bawahannya dihukum. Kesalahan Azazel--setidaknya itu menurut tuhan--tidak hanya itu, dia mengajarkan manusia cara membuat senjata, baju zirah, dan mengajarkan wanita untuk berdandan dan membuat wangi-wangian. Sedangkan dalam Islam, Azazel diusir dari surga karena tidak mau bersujud kepada Adam. Konon, setelah kejatuhannya, Azazel menjadi raja dari semua bangsa jin.

Satu lagi, menurutku, kalau memang The Devil itu harus ada, maka Samael orangnya. Karena levelnya jauh di atas Heylel, Satanael maupun Azazel. Samael adalah nama malaikat dalam budaya Yahudi. Namanya berarti "Racun Tuhan", sejak diciptakan, dia memang bertugas untuk memfitnah, membujuk, dan menghancurkan. Dia tidak pernah jatuh dari rahmat seperti Heylel, Satanael, dan Azazel. Sifatnya dari awal memang begitu, karena dia merupakan manifestasi dari aspek kegelapan dari tuhan atau Alam Semesta ini. Tapi, itu tidak lantas membuatnya pantas disebut The Devil, lebih tepatnya seorang dewa, karena dewa itu sama saja seperti manusia--punya nafsu dan terkenai dualitas.

Abaddon/Apollyon 'Malaikat Jurang Maut', Beelzebub, dan Asmodeus juga diidentikan sebagai The Devil. 

Jadi, kesimpulannya, The Devil itu bukan makhluk, melainkan suatu ide atau konsep yang menjadi pasangan dari konsep Ketuhanan; Kegelapan dan Cahaya. Semua entitas di atas disebut The Devil, karena memiliki kualitas atau aspek-aspek yang berlawanan dengan tuhan dalam Agama Samawi.

Dari penjelasan panjang lebar di atas kalian sudah bisa menyimpulkan apakah The Horned God itu The Devil atau bukan.
.

Nah, itu tadi tentang The Horned God. Semoga bermanfaat. Terima kasih sudah singgah di Biara Wicca. Akhir kata...

Blessed be!

Postingan Populer