Tampilkan postingan dengan label #doawicca. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #doawicca. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Mei 2023

Mantra #17: Doa / Himne / Invokasi Kepada Dewi Rhea

 


"The Cradle of Rhea"
~ a prayer/hymn/invocation to the Goddess Rhea

🌾

Rhea, Queen of the titans. Consort of mighty Kronos. 
Mother of the Olympian Gods. I pray to thee, the most exalted Lady of the Earth.

Thee are the most benevolent cradle, and thy divine intervention is the most expected.

Oh holy mother of the mountain, protectress of mankind; put me on thy cradle and bestow me with all good blessings the most I need: be it prosperity, be it abundance; be it victory, be it power and wisdom.

Rhea, golden cloacked goddess of ancient greek; successor of Mother Gaia; beloved of the Titans; nurturer of beasts and nymphs. Put me in thy cradle with thy warm hands. Sing unto me the song of nature to banish all worries, sadness, and bitterness in my soul. Thy cradle is the most benevolent place, the sanctuary I seek whenever I have troubles and evil wants me harm.

Thee are my mother!
Thee are my guardian!
Thee are the cradle of the gods as well as humanity!
IO IO RHEA!


"Buaian Rhea"

~ sebuah doa/himne/invokasi kepada Dewi Rhea

🌾

Rhea, Ratu para Titan. Permaisuri Kronos yang perkasa. Bunda Dewa Olimpian. Aku berdoa kepada-Mu, Nyonya Bumi yang paling agung.

Engkau adalah buaian yang paling murah hati, dan campur tangan ilahi-Mu adalah yang paling diharapkan.

Oh ibu gunung yang suci, pelindung umat manusia; taruh aku di buaianmu dan berikan aku semua berkat baik yang paling aku butuhkan: baik itu kemakmuran, baik itu kelimpahan; baik itu kemenangan, baik itu kekuatan dan kebijaksanaan.

Rhea, dewi berjubah emas dari Yunani kuno; penerus Bunda Gaia; kesayangan para Titan; pemelihara hewan dan nimfa. Taruh aku di buaianmu dengan tangan hangatmu. 

Bernyanyilah untukku lagu alam untuk menghalau semua kekhawatiran, kesedihan, dan kepahitan dalam jiwaku. Buaian Anda adalah tempat yang paling baik, tempat perlindungan yang saya cari setiap kali saya memiliki masalah dan kejahatan ingin saya celaka.

Engkau adalah ibuku!

Engkau adalah pelindungku!

Engkau adalah buaian para dewa dan juga umat manusia!

IO IO RHEA!


Rabu, 20 Maret 2019

Doa Altar #5: Doa Hari Yule

Merry meet, Namaste, Rahayu...

Apa kabar, Wiccan dan Witches? Semoga kalian selalu dilimpahi keberkahan oleh Sang Dewi.
Kali ini, aku akan membagikan satu doa yang kubuat tepat saat perayaan Yule tahun lalu. Ya, seperti yang kalian baca dari judulnya, ini adalah Doa Hari Yule. Oh ya, sebelumnya, aku juga membagikan Bagaimana Caraku Merayakan Yule. Kalian bisa baca artikel itu dulu, lalu balik lagi ke sini. Karena artikel ini adalah sambungan artikel sebelumnya.

"Dewi Sol/Sunna; dewi matahari, mitologi Nordik.
Sebagian mengatakan, bahwa Sol dan Sunna adalah satu. 
Yang lain berpendapat, kalau Sol adalah ibu dari Sunna."

"Dewi Amaterasu; dewi matahari, mitologi Jepang.
Dewi yang paling berpengaruh di seluruh pantheon Jepang."


"Dewa Cernunnos; dewa alam liar, hutan, kekayaan, kesuburan, dan dunia bawah dari mitologi Celtic.
Aspek lain dari Cernunnos antara lain: Greenman, sebagai dewa hutan dan kesuburan; Oak King dan Holy King, adalah aspek yang berkaitan dengan kekayaan, kematian, kegelapan dan kebangkitan."



Seperti yang kita tahu, Hari Raya Yule adalah hari yang sangat penting bagi Wiccan, Witches, dan Pagan. Dan, pada hari tersebut, banyak sekali hal luar biasa yang terjadi. Banyak pula dewa/dewi yang dipuja. Oke, langsung saja. Berikut ini doanya:

Bait I-V [Salam Penghormatan]:
Langit hitam, dingin membeku.
Kegelapan bertakhta lebih lama.
Saat bagi kami memuja-Mu, Ibu Kegelapan.
Salam dan segala pujian kami haturkan kepada Engkau yang penuh kasih dan berkah. {I}

Butir salju putih menabur bumi kami.
Air membeku, angin meraung menggeram, api padam, tanah tempat kami berpijak menelan semua tunas dan kehidupan.
Salam dan pujian kami haturkan kepada Engkau, Dewa dan Dewi musim dingin. {II}

Salam kepada Yang Mulia Dewi Demeter yang berduka.
Yang duka-Nya membawa musim gugur dan musim dingin ini. {III}

Salam kepada Cernunnos yang telah bertakhta di Alam Baka.
Berdoalah untuk kami, pengikut-Mu, untuk kemakmuran dan keberkahan. {IV}

Ibu Kegelapan yang menyelimuti bumi kami, Engkau mengorbankan diri demi kelahiran Sang Surya.
Terpujilah Engkau yang selalu mengasihi kami. {V}

Bait VI-VIII [Doa Pengharapan]:
Oh, Sang Surya, cahaya kehidupan yang pertama di musim ini.
Pancarkan cahaya jingga keemasan oenuh berkah-Mu.
Curahkanlah kepada kami harapan dan hidup yang baru. {VI}

Terpujilah Amaterasu!
Terpujilah Ra!
Terpujilah Sunna dan Sol, yang berkuasa atas matahari!
Terpujilah Sang Surya, sumber hidup semua ciptaan! {VII}

Malam panjang akan berlalu.
Gelap akan sirna, ketika cahaya berkuasa.
Berikanlah kepada kami hidup dan harapan baru.
Sebab Engkaulah yang sanggup menganugerahkan semua itu kepada kami. {VIII}

***

Nah, itu tadi Doa Hari Yule versiku. Ingat, kalian tidak harus mengikuti versiku. Kalian sangat dibolehkan untuk membuat doa versi kalian sendiri. Aku cuma sekedar berbagi pengalaman. Oke?

Segitu aja untuk hari ini. Terima kasih sudah singgah di Biara Wicca. Akhir kata....

Blessed be!

Sabtu, 13 Januari 2018

MAGICK TODAY #2: Doa Wicca Sehari-hari

Doa Wicca Sehari-hari adalah doa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari bangun tidur, makan, sampai mau tidur lagi. Dengan membaca doa-doa yang ada di sini atau yang kalian buat sendiri, diharapkan apa yang kalian lakukan bisa mendatangkan kebaikan dan berkah. Perlu diketahui, bahwa doa sehari-hari yang ada di sini bukanlah sebuah pakem, karena sejatinya kalian pun bisa membuat doa kalian sendiri. Berikut ini kumpulan doa Wicca sehari-hari:
(1)
Doa Ketika Bangun Tidur
“Terpujilah Roh Agung yang menguasai jiwa dan ragaku, terima kasih telah selalu menyertaiku dalam keadaan hidup di dalam mati dan mati di dalam hidup. Sertai aku selalu untuk sehari ini dan sehari esok.”
(2)
Doa Sebelum Mandi
“Wahai Penguasa Air, aku berniat mandi untuk menyucikan jiwa dan ragaku dari kotoran jasmani juga kotoran rohani. Sekiranya engkau bersedia memberkati.”
(3)
Doa Sebelum Makan/Minum
“Terpuji engkau Ibu Agung, Ibu Bumi. Terima kasih atas berkah makanan dan minuman yang engkau berikan hari ini. Semoga semua ini mendatangkan manfaat yang sempurna kepada kami. Kasih-Mu, Cinta-Mu, untuk selama-lamanya.”
(4)
Doa Ketika Tersesat di Jalan
“Aku di sini, bukan di jalan yang kutuju. Kepada para penguasa penjuru, aku mohon petunjukmu.”
(5)
Doa Ketika Tersesat di Hutan
“Wahai Artemis yang menjaga hutan, aku hilang arah dan tujuan. Aku memohon dengan rendah hati, sekiranya engkau berbaik hati. Tuntun aku menuju jalanku.” Atau “Wahai Roh-roh alam yang menjaga hutan, janganlah engkau menyesatkan. Beri aku jalan, biar aku pulang.”
(6)
Doa Melewati Tempat Angker/Berhantu
“Hekate; penguasa malam, ratu mereka makhluk astral. Aku berjalan di sini tiada niat mengganggu. Wahai, Hekate, aku memohon perlindungan-Mu. Jauhkanlah mereka yang jahat dariku; jangan biarkan mereka melukaiku.”
(7)
Doa Ketika Berhadapan Hewan Buas
“O, Cernunnos, penguasa alam liar. Aku memohon perlindunganmu dari bahayanya makhluk di depanku. Wahai makhluk di depanku, aku tidak melukaimu.”
(8)
Doa Ketika Hujan
“Bapa Angkasa yang bertakhta di kekosongan, terima kasih atas berkah berupa hujan yang engkau datangkan. Jadikanlah ini hanya berkah, namun jangan sebagai cobaan.”
(9)
Doa Memulai Pekerjaan
“Roh Agung, roh yang sejati yang hadir dalam rupa Dewa Ganesha. Aku memohon kepada-Mu, sekiranya engkau memberikan. Aku memulai pekerjaan, semoga diberkahi. Segala halang rintang, biarlah tersingkir.”
(10)
Doa Hendak Bepergian
“Aku berniat untuk bepergian. Ibu Bumi jalanku, Bapa Angkasa payungku. Semoga dilindungi di dalam rumah, maupun di luar rumah. Semoga selamat sampai tujuan.”
(11)
Doa Ketika Mendatangi Tempat Baru
“Gaibku, gaib yang sejati. Roh Agung menguarapi. Gaib siapa pun gaib apa pun, maka tunduk dan berbelas kasihlah kepada gaibku.” Atau “Di mana aku berpijak, Bumi Ibuku, Langit Bapaku. Di empat penjuru Malaikat Agung besertaku. Semoga damai bersamaku dan bersama kalian.”
(12)
Doa Meredam Amarah
“Aku adalah api. Aku adalah air. Amarahku api. Sabarku air. Biarlah sabar meredam amarah bagaikan air memadamkan api.”
(13)
Doa Ketika Menyalakan Dupa/Kemenyan
“Aku berniat menyalakan dupa/kemenyan hanya untuk Yang Mahakuasa, Dewa-dewi, dan Roh yang suci. Aromanya harum menenangkan jiwa, asapnya membumbung tinggi menjadi pengikat rasaku untuk memuji Sang Pencipta.” Atau “Aku mempersembahkan dupa/kemenyan ini hanya kepada-Mu, wahai Pencipta Alam Semesta yang tunggal. Dalam diamku, aku memujimu melalui rasa dan jiwa.” Atau “Kunyalakan dupa/kemenyan untuk Roh Agung di dalam diri. Aromanya yang harum menjadi pengikat rasa dan jiwaku untuk menyembah-Mu.”
(14)
Doa Ketika Memberikan Persembahan
“Dengan cinta dan ketulusan, aku berniat memberikan persembahan kepada (...) sebagai ucapan syukurku atas berkat dan penyertaan dalam sepekan lalu dan untuk sepekan ke depan. Semoga engkau berkenan menerima persembahanku yang sederhana.”
(15)
Doa Sebelum Belajar
“O, Bunda Saraswati; pemberi anugerah, yang memenuhi keinginan, sumber segala pengetahuan. Berkatilah selalu agar setiap yang kupelajari akan mudah kupahami serta dapat membawaku kepada keberhasilan.”
(16)
Doa Ketika Sakit
“Ya, Ibu, Ibu Agung kami yang mulia. Kami hidup karena kasih-Mu, mati pun karena kasih-Mu. Dengan rendah hati kami memohon kesembuhan atas penyakit yang datang dari air yang kami minum dan makanan yang kami makan.” Atau “Biarlah hanya mentari yang memiliki panasnya, sehingga segala sakit yang membakarku sirna bersama dosa-dosa.” Atau “Oh, Yang Maha Menyembuhkan, selamatkanlah aku dari rasa sakit yang menderaku. Jadikanlah racun yang mereka tuangkan menjadi obat hidup serta kemuliaan. Engkaulah penyelamatku sampai selama-lamanya.”
(17)
Doa Mau Tidur


“Wahai penguasa malam, Ibu Bulan; para penguasa penjuru dan pelindungku. Aku memohon perlindungan dalam tidurku dari mimpi buruk yang datang bersama gelapnya malam dan segala kejahatan yang tampak maupun yang tidak tampak.”

Postingan Populer