Selasa, 18 September 2018

Mantra #14: Mantra Pengungkapan - Mengungkap Rasa

Merry meet... Rahayu... Namaste...

Apa kabar, Wiccan dan Witches? Lama baru nongol lagi nih. Gimana nih, masih rajin belajar Wicca dan Witchcraft-nya? Masih dong ya? Haha..

Pada kesempatan kali ini, aku ingin berbagi satu mantra (spell) yang pasti akan sangat berguna bagi kalian yang ingin tahu bagaimana/seperti apa sih perasaan yang sebenarnya dari seseorang yang kalian sukai. Awalnya sih, aku agak enggan memposting spell-spell yang berhubungan sama percintaan, karena aku orang yang tidak berorientasi pada cinta dan hubungan semacam pacaran dan sebagainya. Ini jalan yang aku pilih, bukan berarti kalian juga harus sepertiku. Begitu pikirku belakangan. Jadi kuputuskan untuk membaginya. Sebenarnya, spell ini kubuat atau tepatnya muncul dalam kepalaku pada September/Oktober 2015. Saat itu aku berusaha mencari tahu bagaimana perasaan atau apa yang dipikirkan orang yang kusuka tentang diriku. Sayangnya kebenaran terkadang tak semanis harapan hahaha... 

Eits, kalian jangan beranggapan kalau aku tidak berorientasi pada cinta dan hubungan yang mengikat itu gara-gara ini ya? Sama sekali bukan. Tapi, aku secara pribadi terkadang cinta membuat kita buta, lengah, terlena, dan tidak waspada. Sedangkan hubungan itu hanya mendatangkan kelalaian pada tujuan utama, belenggu, kekangan, serta keterikatan. Pada tahun 2017, aku menyadari ternyata jiwaku tidak bisa menerima sesuatu semacam itu.

Ah, malah jadi curcol. Okay, langsung saja pada intinya yaaa...
Seperti biasa, sebelum melakukan spell ini, kalian harus menyiapkan alat dan bahan. Catat ya bahannya.

- 1 buah apel merah
- 4 kuntum mawar merah
- 4 batang lilin merah (kalau tidak ada lilin putih juga bisa)
- 4 buah piring kecil
- Kapur/garam
- Korek api
- Pisau bersih
- Kertas dan pena/spidol merah
- Cauldron/pot dari tanah (bukan pot plastik)
nb: kalau tidak ada pot dari tanah bisa pakai baskom yang dari logam.
- Mantra/incantation
- Sapu
- Sinar bulan purnama
- Foto orang terkait kalau ada

Gambar hanya pemanis; sumber Google

Sebelum kalian memulai ritualnya, pastikan kalian dalam keadaan bersih. Kalian bisa cuki kaki, tangan, dan wajah kalian. Pakai juga wewangian.
Karena salah satu bahan adalah sinar bulan purnama, maka sudah pasti ini harus kalian lakukan malam hari di luar ruangan. Cari tempat sepi atau lakukan saat tengah malam yaaa.. Ini untuk menghindari dilihat orang.
Setelah tempat ditentukan, selanjtnya sapulah tempat tersebut sambil niat dalam hati untuk memurnikan tempat itu dari segala energi negatif. Lakukan dengan cara memutar, ulangi tiga kali.
Gunakan kapur atau garam untuk membuat lingkaran. Niatkan dalam hati untuk membuat perlindungan dari segala macam gangguan yang mungkin datang.
Tempatkan piring kecil lengkap dengan 4 lilin yang menyala dan 4 kuntum mawar merah pada masing-masing piringnya.
Potong apel merah menjadi empat bagian. Dan letakkan bersama mawar merah yang terletak di atas piring kecil di empat penjuru.
Lalu tuliskan nama orang yang kalian suka di balik fotonya. Dan tulis mantra ini di selembar kertas:

"Tirai yang terbentang, menyibaklah! Tunjukkan kebenaran sejati akan isi hati (nama orang). Atas restu Sang Penguasa Hati Yang Maha Tahu suara dan isi hati manusia; berkatilah mataku agar dapat melihat kebenaran sejati akan isi hati (nama orang), berkatilah telingaku agar dapat mendengar kebenaran sejati akan suara hati (nama orang). Seperti yang kuharapkan, semuanya akan dikabulkan"

Selain mantra di atas, yang tak kalah penting adalah memanggil 4 Penjaga Penjuru, 4 Roh Elemen, dan Dewa/Dewi yang kalian puja.
Ritual inti bisa segera dimulai. Bakarlah foto orang yang dituju sambil membaca mantra di atas dengan penuh keyakinan. Selanjutnya bakar kertas bertuliskan mantra itu sekalian. Selagi menunggu api padam, bayangkanlah langit mendung yang perlahan menjadi cerah atau bayangkan kabut yang perlahan memudar.
Ritual inti selesai. Ucapkan terima kasih kepada 4 Penjaga Penjuru, 4 Roh Elemen, dan Dewa/Dewi yang kalian puja. 
Tiup lilinnya sambil mengucapkan "Segala harapan semoga dikabulkan", lalu gigitlah masing-masing potongan apel.
Ambil sisa apelnya, bunga mawar, dan abu hasil bakaran tadi. Kalian bisa membuangnya ke sungai atau menguburnya.
Terakhir, sapulah lingkaran garam sambil berniat menghapus lingkaran perlindungan itu dari sana.
Ritual selesai.

Yang harus menjadi catatan adalah, setelah ritual ini kalian jangan terlalu memikirkan kapan mantra ini akan menunjukkan hasilnya. Lupakan saja seolah kalian tidak melakukan apa-apa. Biarkan Semesta mengurus sisanya. Jalani saja hari seperti biasanya. Dan ini yang terpenting. Kalian harus siap dengan kemungkinan terburuknya. Kebenaran terkadang memang menyakitkan dan tak semanis harapan, tapi yakinlah kalau itulah yang terbaik bagi kalian. Jangan berputus asa. Pasti Semesta sedang menyiapkan sosok lain yang lebih baik darinya.

Oke, segitu saja untuk hari ini. Terima kasih sudah singgah di Biara Wicca, akhir kata..

Blessed be!

2 komentar:

  1. Menurut saya ini bukan Wiccan tapi ini Setanisme

    BalasHapus
    Balasan
    1. Merry Meet...

      Terima kasih atas buah pikirannya. Sangat bermanfaat dan mencerahkan. Jangan lupa kembali lagi dan membaca artikel-artikel lainnya.

      Blessed be!

      Hapus

Postingan Populer